Postingan

Menampilkan postingan dari 2010

Dia

Gambar
Dia begitu bersemangat bercerita tentang dirinya. Seakan-akan punya teman untuk mencurahkan semua keluh-kesahnya. Sesekali saya berkomentar dan tersenyum bahkan tertawa mendengarnya. Tentang euforia kisahnya semasa kecil sampai sekarang. Saya begitu menikmatinya. "SMP saya jarang masuk kelas, saya pernah membuat guru agama saya menangis bahkan murka, sampai-sampai dia memanggil saya anak setan. Guru saya pun keluar. Seandainya bukan teman kelas yang menyuruh mengikuti dan minta maaf, saya tidak akan pergi. Kata teman-teman, nanti ibu tidak mau lagi masuk mengajar. hmm...kasihan juga teman-teman, saya yang dimarahi mereka ikut kena imbasnya." ceritanya panjang lebar. Satu hal dibalik itu, saya berfikir punya refrensi hidup dari hidupnya. Bahwa tidak selamanya perokok, peminum, tukang bolos, dan sebagainya adalah seorang yang buruk seburuk-buruknya. Dia punya ketulusan dan solidaritas yang tinggi. Lagi dia bercerita," saya bersyukur karena ternyata bisa sampai seperti

Karikatur_Q

Gambar
edisi berikutnya, tentang mutasi dosen di Unhas Edisi akhir februari

Karikatur_Q

Gambar
Awal Februari ilustrasi pertama di awal kepengurusan

Pra Mudik Lebaran

Ini saatnya bangkit dari tidur, mulai cuci muka membersihkan badan. lahir dan batin. maaf untuk semua yang pernah saya kecewakan. Apa kegiatan Ria selama libur lebaran? Minggu, Dari seminggu yang lalu sudah berencana pulang ke Rappang bersama Dinar. Namun, berita belum kelar, terpaksa menunda keberangkatan. Lagian, mau temani mifda beli baju PJTLN ke Butung. Senin, Libur kampus, pagi sudah mulai sms-an sama teman-teman, seperti Fadli, Hery, Ummul, Dinar (telepon genggam tidak aktif). Menunggu ternyata menyakitkan, disuru menunggu di halte workshop karena ummul masih di rumahnya. hmm...lama, (hehehe, padahal saya sendiri sering membuat orang lain menunggu saya, dasar curang!!). Karena bosan, saya putuskan untuk naik pete-pete 08 menuju tempat Fadli, Mifda , dan Hery yang juga menuggu di depan Fakultas Kedokteran. Teng, tit..tit...telepon genggamnya Hery berbunyi,"saya sudah di pintu satu," ucap Ummul via HP-nya. Yusssssss meluncur menggunakan pete-pete 05..I'm comi

Izinkan Aku Mencintai_nya

Cinta tidak harus memiliki??? betulkah? Kali ini, aku mengumbar sebuah pernyataan bahwa cinta itu memang harus saling memiliki. Dua semester berlalu aku belajar disini, mendengar ocehan dosenku...sekarang aku telah memasuki semester tiga. Namun, kenapa cinta itu belum tumbuh. Cinta pada fakultasku, pada jurusanku sastra indonesia yang dulunya telah matang kuputuskan untuk kupilih. Bukankah untuk bertahan di suatu tempat harus ditumbuhkan cinta. Salah pilihkah aku? Akh, aku tidak mau menyesali itu... Aku hanya ingin menumbuhkan cinta ini untuknya, agar dia bisa membuka celah cinta untukku juga. Namun, sudah ku paksa diriku bahkan aku menyalahkan diriku karena tidak mampu melakukan itu... Ya Allah, Izinkan aku mencintai Fakultas ku..yang besar, yang kuat, yang tulus...untuk masa depanku,agar kami merasa saling memiliki. Hanya itu jalannya!!!!

Diriku

Ini adalah hatiku, jiwaku dan perasaanku. Yah, adalah diriku. Ikut berjalan meski tertatih, ikut berlari meski tertinggal, ikut memanjat meski terjatuh. Akh, lakon!!! Inilah hidupku yang penuh dengan "kemunafikan". Munafik yang kumaksud bukan yang di laknat Sang Pencipta, namun lebih pada kepura-puraan diriku memainkan raut wajah. Kepada siapa aku mengaduh? Aku pun kadang bimbang, siapa yang bisa kupercaya memberikan ku rasa aman. Membalas pedihku dengan senyumnya. Membalas sakitku dengan rangkulannya. Aku tidak percaya pada siapa pun. Seutuhnya. Aku punya teman berlimpah, sahabat banyak, tapi hanya sekedar berbagi "kisahnya" bukan "hidupku". Aku lebih percaya diriku sendiri. Cerita tentang diriku, keluargaku dan mimpiku yang masih semraut. Tolong jangan paksa aku, meski aku tak mampu! Satu hal yang membuatku percaya akan diriku. Aku mampu memainkan kata-kata yang aku pun kadang tak yakin mampu melakukannya. Ini adalah diriku....

1431 H

Gambar
Hari ini memasuki hari ke lima ramadhan...beri aku dan keluarga serta org2 terdekatku berkahnya ya Allah. libur tiga bulan masih tinggal beberapa hari..hmmm..sering-seing nginap di ident akh..klw sudah hari kuliah akan susah atur waktunya.. juga buat eksperimen memasak di rumah kecil untuk keluarga kacil identitas..

Ujung Tombak Pendidikan Moral Intelektual Muda

    Hubungan yang harmonis tak akan tercipta tanpa adanya interaksi sosial. Tak hanya kemampuan intelektual, Pendidikan moral pun memberi kontribusi besar dalam mewujudkannya. Selanjutnya, bagaimana tanggapan Muh. Nuh selaku Menteri Pendidikan terkait hal ini. Berikut rangkuman wawancara Satriani M, reporter identitas pada Rabu Siang (07/04) di Gedung Ipteks Unhas
Nilai_q hancur tapi aku tak menyesal.... entahlah... padahal aku tahu kalau bangku kuliah memang sekedar mencari gelar dan nilai bagus. Diluar bahkan lebih indah. akh, bulsyit dengan aturan-aturan formal. Katanya kelak pun ideologimu akan dipermainkan negara, jika kau mengabdi pada negara. Benarkah? "Belajar saja lah dulu untuk pondasi hidup kawan, tidak akan ada yang sia-sia," ucap seorang teman. Satu-satunya yang akan membuat aku menangis jika dia bertanya akan diriku adalah Mama_Q. Tapi tenang sajalah mak, anakmu ini berjalan bukan tanpa alasan. Restui sajalah aku....love u full..^_^.

Dia adalah Anugerah

             Prak...jeprtan lumpur pas mengena di baju putih seorang pemuda. Rupanya, hujan semalam meninggalkan genangan air. Imbasnya, pagi ini, saat Nugerah hendak ke kampusnya sebuah mobil sedan putih tanpa mata melintas genangan air itu.  Waktu menunjukkan pukul 09.00 Wita. Hari ini Nugerah akan ujian. Sembari menarik nafas panjang, ia kembali ke pondokannya untuk mengganti pakaian yang terguyur tadi. Ujian tadi tak dihiraukan. Menyesal pun tidak. " Mau diapa, ke kampus pun pasti ketinggalan ujiannya." ucapnya santai. Pemuda ini adalah Anugerah. Akrab dipanggil Nugerah. Sebenarnya, asal muasal namanya dari sebuah merek kerupuk. Saat ibunya sedang ngidam, doyan makan kerupuk merek Anugerah. Sampai-sampai, ayahnya harus menyusuri seluruh kota untuk mendapat kerupuk ini. Maklum, kerupuk tersebut sudah hampir hilang dari pasaran, jadi sulit didapatkan. Itu pun ditemukan dari seorang kakek yang jualannya hampir habis karena tidak kembali modal. Kerupuk ini memang unik. Bent
Larang Aku! Bukannya aku sombong akan cinta yang Kau anugrahkan. Namun, aku takut kuletakkan pada makhluk melebihi cintaku pada-Mu. Bukannya aku angkuh dengan hati yang Kau ciptakan. Namun, aku khawatir  jika itu beku pada-Mu dan cair pada makhluk-Mu. Bukannya aku lelah bila rasa Kau tumbuhkan. Namun, aku bingung mengarahkan jauh dari-Mu. Kumohon… Simpankan cinta,hati dan rasa ini atas takdir-Mu Tuhan! Larang aku jatuh cinta. 09.00/25/6/2010

Liburan sehari bersama CAF

Gambar
Me n Friends

Resensi

LARASATI Karya : Pramoedya Ananta Toer Siapa yang tidak kenal Larasati? Parasnya cantik. Matanya indah, beralis tebal, rambut bergelombang panjang, kulit putih, tingginya semampai. Sempurna untuk ukuran seorang putri raja. Namun, dia bukan dari keturunan bangsawan. Ara sapaan akrabnya berasal dari sebuah desa terpencil mengadu nasib ke Jakarta demi keberlansungan hidupnya dan sorang ibu yang sangat ia sayangi. Ketika itu, Ara yang masih gadis bertemu dengan seorang laki-laki yang bisa dikatakan seumuran dengan om-om. Om itu mengajak Ara untuk meninggalkan desanya dan dijanjikan akan dijadikan seorang artis terkenal. Ara belia pun tergiur dengan kata-kata itu. Suatu ketika Ara disuru datang ke suatu tempat oleh Si Om itu. Disanalah Ara belia terenggut keperawanannya. Namun, Ara tak merasa bersalah telah melakukan itu sebab telah diiming-imingkan akan dijadikan orang terkenal. Ara pun lari dari rumah dan pergi ke Jakarta. Beberapa tahun kemudian, Ara sudah sering tampil di layar te

Cerita Si Awam

Lahirlah dia digedung pencakar langit, ditengah ‘tau sogi’ namun, terlempar jua. Kini… Kumis tebalnya menyapu dinding kota, para teknokrat berbaris gagah menjulurkan lidah pada si Awam. Negeri ini demokratis Kita harus merdeka Kembangkan spanduk-spanduk Hrk…hrk… Turunkan harga…katanya. Suaranya habis sendiri, Pamongpraja menyumbat tangannya Masuklah dia di jeruji besi. Kasiham Si Awam Sungguh, Si Awam kasihan!

Sajak-sajak Tinta Merah Jambu

Ingat Alam Alun-alun ilalang menggema sayu terhempas dari empat mata angin bernyanyi nan tentram untuk, menghangatkan tubuh, melegahkan hawa. Namun, Kelam alam menghujam. Bingun rasanya, maju atau mundur? Pemberontak merajuk nafsu, tangan mulai mengais-ngais rumput lalu, menebas sebilah tajam sampai pertumpahan darah melakon. Akh, bangun…bangun… buat apa tancapkan pedang Saudara-Saudaraku! kita hidup satu tanah ciptaan Tuhan. Hembuskan suara bijakmu, salinglah mengendor kepalan tangan demi memanjangkan ari-ari anak kita! Muda dunia karena kau memudakan Tua dunia karena kau mentuakan Ingat, alam ini di tangan Makhluk-Nya.

Teori Stuktural

BAB I PENDAHULUA N A. LATAR BELAKANG Sastra adalah suatu kegiatan kreatif, sebuah karya seni (Wellek, 1977: 15), sedangkan Sumardjo (1991: 3) berpendapat bahwa sastra adalah ungkapan pribadi manusia yang berupa pengalaman, pemikiran, perasaan, ide, semangat, keyakinan dalam suatu bentuk gambaran kongkret yang membangkitkan pesona dengan alat bahasa. Cerita pendek adalah cerita berbentuk prosa yang relatif pendek. Ukuran pendek di sini diartikan sebagai dapat dibaca sekali duduk dalam waktu kurang dari satu jam. Dan dikatakan pendek juga karena genre ini hanya mempunyai efek tunggal, karakter, plot, dan setting yang terbatas, tidak beragam, dan tidak kompleks (Sumardjo, 1991: 30). Pemahaman terhadap karya sastra tidaklah mudah sehingga karya sastra perlu dianalisis dengan metode dan cara-cara tertentu. Teori struktural adalah suatu disiplin yang memandang karya sastra sebagai suatu struktur yang terdiri atas beberapa unsur yang saling berkaitan antara yang satu dengan lain